Minggu, 13 Januari 2013

Mom is still in my site , although .....


 HILANGNYA SANG BINTANG
by : NES



Kau bagai lentera yg mampu terangi dan hangatkan jiwaku.
Kau tenangkanku disaat hatiku gundah dan takut.
Tak terhitung...
banyak cinta yg kau berikan untukku,       
Tak terhitung…
banyak nyanyian yg kau nyanyikan dikala aku akan terlelap…
sungguh kasihmu telah membuaiku…


Dan saat itu tiba,
kau pejamkan mata mu untuk selamanya
bagaikan sang bintang yang mulai menutup sinarnya
aku hanya bisa terdiam, tak sepatah kata mampu terucap dikala dihadapanku tubuhmu terbujur kaku…
Kau hanya diam dikala air mataku ini mengalir
Kau hanya terdiam di saat mulut ini meronta-ronta menyebut namamu
Yang biasanya kau usap dengan tangan lembutmu…
Namun kini semua telah tiada.


Mulai malam itu, jiwaku seakan tak berbintang
Bagaikan mentari yang tertutup oleh awan
Tak tersiram oleh air hujan
Dan setiap hari pun merasakan tak berkawan


Butir mata ini menumpuk di pelupuk mata
Jelaskan rasa, saat aku membaca baris-baris cinta darimu
Kuusapkan telapak tanganku pada pipi yang memerah ini
Kurasakan dada yang semakin sesak dan ngilu


Tak ada pelita untuk hari ini
Bagaikan suasana mendung di pagi hari
Tak seperti malam-malam dulu
Yang selalu melihat lekuk dan garis tawamu 


Kurasa getaran merangkak di ujung jari-jariku yang kaku
Sungguh ! Aku adalah anak yang tahu malu
Kusia-siakan kau selama masa hidupmu
Tanpa ku ketahui berapa banyak tetesan peluhmu


Kini hanya lembaran cerita indah yg kubawa
Jauh sudah kuberjalan tanpa dirimu lagi
Tak tau kemana arah aku melangkah lagi
Membawa cintamu yang abadi ini.


Aku berjanji untukmu,  ibu..
Semoga kelak kita akan bertemu dengan indahnya surgawi
Dan biarlah cinta ini kupendam dan kusimpan dalam sepi
Hingga kutemukan tangga pelangi untuk menujumu, Bidadari ...